Pengajian peringatan Tahun Baru Islam kali ini digelar di pagi hari oleh MAN Kota Batu. Hal ini menunjukkan semua siswa memiliki semangat yang luar biasa dalam menyambut tahun baru Hijriyyah . Pengajianyang  mengusung tema “Momen Evaluasi dan Refleksi Diri Menjadi Pribadi yang Berakhlakul Karimah” ini menekankan pada pentingnya melakukan evaluasi diri dan introspeksi dalam rangka meningkatkan akhlak atau moralitas yang baik sebagai seorang Muslim.

Dalam sambutannya, Farhadi selaku kepala MAN Kota Batu menyampaikan agar anak zaman sekarang berhati-hati dengan  gadget, jika tidak  bisa mengendalikan maka akan dikendalikan dengan gadget tersebut. Harapannya semua siswa bisa mengambil hikmah dari setiap tausiah yang disampaikan oleh pemateri.

Munir Fathullah dalam mauidhotul hasanahnya mengajak para peserta didik untuk bersikap dengan akhlaqul karimah kepada orang yang lebih tua. Terlebih kepada orang tua dan semua guru. Tahun baru Islam tidak dimulai dari hari dan bulan kelahiran rasul, tetapi dimulai dari Muharram dan ditandai hijrah. Sebab hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan awal kejayaan Islam. Di 10 Muharram banyak peristiwa yang terjadi diantaranya Nabi Ibrahim di bakar oleh Raja Namrud namun selamat, Nabi Ayub disembuhkan oleh Allah dari penyakit yang bertahun-tahun, Nabi Yusuf ditemukan di sumur dan Nabi Yunus dimuntahkan dari perut ikan setelah 40 hari ditelan.

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Tahun baru hijriah di mulai masa Umar bin Khattab. Hal ini dilakukan untuk mengenang hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Saat itu beliau ditemani sahabatnya Abu Bakar Ash-shidiq dengan menunjuk jalan orang Yahudi bernama Abdullah Bin Uroiqid yang ditempuh selama 9 hari 10 malam. Jika saat berada di Makkah, hanya beberapa orang yang masuk islam, namun saat tiba di Madinah Rasulullah SAW menemukan ratusan orang yang sudah masuk Islam. Mus’ab bin Humaira adalah sahabat yang menyebarkan islam dii Madinah jauh sebelum Nabi hijrah, Mus’ab wafat pada saat perang Uhud bersama paman Nabi Hamzah bin Abdul Muthalib.

Mengutip pesan KH. Najib Wahhab Hasbullah, KH. Munir menyampaikan bahwa  Allah dan RasulNya, masyarakat sekitar kita utamanya para ulama, mereka tidak sedih dan susah bila kita menjadi orang yang tidak pandai ilmu agama dan umum, tetapi mereka sangat sedih bila kita tidak bisa menghormati orang tua. Pesan lain terkait akhlak dan semangat belajar juga disampaikan KH Munir. Beberapa motto disarankan Munir untuk mengubah pola pikir siswa-siswi  agar memiliki semangat tinggi dalam belajar dan memperbaiki diri.  “Berfikir Cerdas, Bekerja Keras, Berhati Ikhlas, Tuntas”. ” tidak semua kebiasaan itu benar, tetapi kebenaran perlu dibiasakan” adalah beberapa motto yang diberikan Munir untuk diingat siswa. Dari pesan-pesan tersebut harapannya siswa-siswi MAN Kota Batu mampu menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan bisa meraih cita-cita yang tinggi dan mulia.

Selain pengajian, MAN Kota Batu juga melaksanakan santunan yang diisalurkan untuk 67 siswa-siswi yatim/piatu MAN Kota Batu dan 15 anak yang membutuhkan di sekitar madrasah.

Maknai Tahun Baru Hijriyyah, MAN Kota Batu Harapkan Siswa Berakhlakul Karimah

Satu gagasan untuk “Maknai Tahun Baru Hijriyyah, MAN Kota Batu Harapkan Siswa Berakhlakul Karimah

  • 28 Juli 2023 pukul 14:45
    Permalink

    Selamat Tahun Baru Muharram 1445 H.
    Mohon maaf lahir dan batin
    Semoga semua sivitas akademika MAN KOTA BATU selalu dalam Naungan Allãh Yang Maha Esa
    Salam :
    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    أم صالحة

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *